Takluk Kepada Pemerintah, bagian 1
Ringkasan Khotbah 2 Agustus 2009 Pdt. Surya Harefa
“Takluk kepada Pemerintah: bagian 1” (Roma 13:1-7)
Minggu ini kita akan merenungkan Roma 13, khususnya ayat 1 yang artinya luas sekali. Topik ini jarang didengar melalui khotbah, dan sebagai orang percaya, kita berkewajiban mengetahui bagaimana hubungan kita dengan pemerintah selama kita hidup di dunia ini.
Prinsip yang penting dari Roma 13:1:
I. Kita harus takluk kepada pemerintah.
Setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus harus mengatur diri sendiri sedemikian rupa agar dapat menempatkan diri, turun berada di bawah pemerintah dan tunduk kepada otoritas penguasa di atas. Roma 13:1 ini adalah kelanjutan dari Roma 12.
1. Roma 12:1: mempersembahkan hidup kita sebagai persembahan yang hidup, kudus dan berkenan kepada Allah.
2. Roma 12:9-10: mengasihi sesama kita.
Kedua ayat ini mengingatkan kita supaya selain melakukan firman Tuhan dalam kehidupan kristiani kita, kita juga tidak boleh mengabaikan kewajiban kita untuk tetap tunduk kepada pemerintah/lembaga-lembaga, walaupun mereka bukan orang-orang percaya. Firman Tuhan mengajar kepada kita yang memiliki status warga kerajaan Allah untuk tetap tunduk kepada pemerintah.
II. Pemerintah yang di atas: Presiden, pejabat-pejabat, raja-raja.
Kita harus takluk kepada kuasanya (yang ada di dalam otoritas jabatan/kedudukan, bukan kepada pribadi/orangnya). Karena tidak ada pemerintah yang tidak berasal dari Allah, yang adalah penguasa segenap alam semesta, otoritas yang mereka miliki bukan dari rakyat, tetapi adalah anugerah Tuhan. Oleh karena itu pemimpin pemerintahan harus mempertanggungjawabkan tugas mereka kepada Tuhan, dan ini tidak mudah.
Kita sebagai anak-anak Tuhan harus lebih tekun berdoa untuk para pemimpin pemerintahan agar mereka menyadari bahwa otoritas mereka itu bukan milik mereka tetapi semata-mata anugerah dari Tuhan. Niscaya Tuhan akan bekerja dan mempercayakan lebih banyak lagi. (SU/08/09)
